Soredemo Ikite Yuku


Review By Agni Olimpia

Image

Cast

Higaki Family

Misaki Family

Fukami Family

Sinopsis

Image

                                                  Eita – Hikari

Sama seperti kebanyakan keluarga yang hidup bertetangga, Fukami dan Misaki adalah 2 keluarga yang berhubungan cukup baik. Anak-anak dari kedua keluarga tersebut khususnya sangat akrab dan sering bercengkerama. Suatu hari di musim panas pada tahun 1996, kejadian yang tak disangka-sangka terjadi dan mengubah nasib dan hubungan mereka. Karena orang tuanya sibuk, Fukami Hiroki, si putera sulung, dititipi untuk menjaga adik bungsunya, Aki. Sebagaimana anak laki-laki seumuran SMP pada umumnya, Hiroki lebih memilih main dengan teman-temannya dan menelantarkan adiknya. Tanpa diduga, sampai keesokan paginya Aki tak juga pulang dan yang datang justru polisi dengan membawa kabar buruk: mayat Aki ditemukan tenggelam di danau. Yang lebih mengagetkan lagi, ternyata Aki dibunuh oleh Fumiya, putera sulung keluarga Misaki!

Image

Kisah Soredemo, Ikite Yuku mengambil setting waktu 15 tahun setelah kejadian tragis tersebut. Walaupun sudah belasan tahun berselang, baik keluarga korban maupun pelaku sama-sama menerima beban yang luar biasa berat. Keluarga Fukami dari pihak korban masih belum bisa menerima kenyataan dan masing-masing merasa bersalah atas meninggalnya Aki. Hiroki dan ayahnya hidup sederhana di pinggiran danau, sementara ibunya tinggal bersama Kouhei, adik Hiroki yang menjadi satu-satunya anggota keluarga yang sukses menjalani hidupnya dengan normal dan telah menikah.

Image

Di sisi lain, keluarga Misaki juga mengalami nasib yang terpuruk, meski dalam konteks yang berbeda. Walau sudah tak berhubungan sama sekali dengan Fumiya, mereka sering berpindah-pindah tempat tinggal lantaran terlalu banyak cacian dan teror yang diterima. Di saat semuanya berusaha menghindar, Futaba, adik Fumiya, berniat memperbaiki hubungan dengan keluarga Fukami. Dari sinilah keseluruhan cerita berkembang.

Image

Kesan

Image

Kalau kamu mencari drama dengan jalan cerita menarik dan alunan musik apik, Soredemo, Ikite Yuku dipastikan bisa memuaskanmu! Selain itu, suatu cerita yang bagus tentunya tidak akan menyentuh kalau akting para pemainnya kurang berkualitas. Bisa dibilang semua aktor dan aktris yang terlibat dalam Soredemo, Ikite Yuku ini benar-benar flawless alias tanpa cacat. Akting mereka berkelas, natural, dan penuh penghayatan tanpa kesan dibuat-buat. Seolah melihat pertunjukan teater dengan tata kamera ala dorama, sulit rasanya memalingkan pandangan dari kuatnya sosok setiap karakter yang muncul. Tidak ada adegan yang sia-sia dengan pengulangan yang bertele-tele, tapi kamu akan mendapati banyak scene dengan monolog panjang. Musik latar yang simpel dan gentle ikut melebur bersama adegan demi adegan. Penggambaran scene yang seharusnya suram terasa begitu teduh berkat irama musik dan pemandangan-pemandangan alam yang indah. Lagu tema “Tokyo no Sora” dari Oda Kazumasa terdengar amat relevan dengan background cerita.

Oda Kazumasa – “Tokyo no Sora” (lagu opening Soredemo, Ikite Yuku)

Image

Semua elemen di atas membuat banyak orang yang sudah menonton keseluruhan episode Soredemo, Ikite Yuku setuju bahwa dorama ini adalah salah satu dari yang terbaik, meski termasuk underrated. Soredemo, Ikite Yuku juga menyabet hampir semua penghargaan di ajang Television Drama Academy Awards ke-70. Sayangnya, nyaris semua dorama di Jepang menganut sistem “1 peran utama”, jadi walaupun sebenarnya peran Touyama Futaba hampir setara dengan Fukami Hiroki, yang bisa dibilang peran utama cuma Eita (Fukami Hiroki). Mitsushima Hikari yang memerankan Futaba hitungannya termasuk supporting actress, meski akhirnya yang memenangkan kategori best supporting actress adalah Otake Shinobu (Nomoto Kyoko), aktris yang memang sudah sangat senior di jagad hiburan Jepang. Hikari adalah mantan anggota grup Folder 5 yang karir aktingnya mulai disorot sejak perannya di Love Exposure, film garapan Sion Sono yang membuatnya diganjar sejumlah penghargaan bergengsi. Setelah menyaksikan aktingnya di beberapa judul, saya sendiri yakin kalau Hikari ini salah satu aktris teristimewa di generasinya. Khususnya di Soredemo, Ikite Yuku, adu aktingnya dengan Eita betul-betul memukau dan sayang kalau dilewatkan.

Anyway, di luar genre human drama yang dianutnya, Soredemo, Ikite Yuku menampilkan bumbu romance yang lain dari kebanyakan drama lain. Kisah asmaranya sama sekali tidak maksa dan tampak alami. Tidak ada adegan berlebihan seperti ciuman super hot untuk menunjukkan hubungan kedua karakter, namun chemistry di antara mereka sangat terasa dan semuanya berkembang dengan begitu natural.

Agni Olimpia

About reviewdramajepang

Review drama dan film Jepang terbaru atau yang sudah lama.
This entry was posted in Dark, human drama, Jdrama, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s